Setelah hampir lupa kalo punya blog, saya diingatkan kembali dengan adanya postingan foto di sebuah group WhatsApp yang saya ikuti.
Postingan ini menginformasikan sebuah event "Tudang Sipulung" Sampulo taung angingmammiri
Event kreatif yang merupakan rangkaian dari ulang tahun ke 10 Komunitas Blogger AngingMammiri.
Diskusi yang mengambil tema "Vlog Masa Depan Blog?"
Tuesday, November 8, 2016
Sunday, March 29, 2015
Kelas Inspirasi Bulukumba #1 part 2
Setelah melalui berbagai macam tahapan, yang disertai dengan datang dan perginya relawan panitia -kalo bahasa anak band, gonta ganti personil- tibalah dihari yang berbahagia, selamat sentosa, YUP!!! Briefing Kelas Inspirasi Bulukumba, hari dimana seluruh relawan dikumpulkan -inspirator, fotografer, videografer- tapi bukan untuk di hisab amal baik dan buruknya, tapi ingin memberikan gambaran tentang pelaksanaan 'Hari Inspirasi' bertempat di Aula SMKN 1 Bulukumba.
*
Hari inspirasi, Kamis 26 Maret 2015, dapat lokasi di SDN 39 Bontonyeleng Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Bersama 5 orang inspirator yang tergabung di tim 4, terdiri dari berbagai profesi dan dari berbagai daerah, menginspirasi sehara anak-anak SD di tempat ini. Kegiatan berlangsung tanpa kendala, meskipun tidak sesuai dengan jadwal karena terlambat 30 menit.
Puncak acara tiba, setiap siswa menuliskan cita-cita dan yang pasti foto-foto.
*
Tiga hari kemudian
Bertempat di Islamic Center Dato Tiro Bulukumba, Refleksi Kelas Inspirasi Bulukumba berlangsung, dihadiri bebrapa relawan inspirator, dokumenter, dan perwakilan sekolah, membahas kegiatan yang telah berlangsung tiga hari sebelumnya (hari inpirasi) dan kegiatan selanjutnya, masukan dan saran dari inspirator menjadi penyemangat untuk berbuat "LEBIH" di KI Bulukumba berikutnya. Kegiatan diakhiri dengan pemutaran video dan foto masing-masing tim saat hari inspirasi dan untuk menyempurnakan kegiatan ini agar klimaks, saatnya foto-foto.
Dengan selesainya pelaksanaan Refleksi, maka berakhirlah rangkaian kegiatan Kelas Inspirasi Bulukumba #1. Banyak yang tersisa dari pelaksanaan KI tahun ini, tapi satu hal yang takkan pernah terlupakan, saya dipertemukan dengan orang-orang hebat -relawan panitia, inspirator, dan dokumenter-
KALIAN LUAR BIASA...! -versi Ariel-
"Terimakasih untuk kebersamaan ini, Anda mengajarkan banyak hal ke saya"
Sampai jumpa di Kelas Inspirasi #2
***
KALIAN LUAR BIASA...! -versi Ariel-
"Terimakasih untuk kebersamaan ini, Anda mengajarkan banyak hal ke saya"
Sampai jumpa di Kelas Inspirasi #2
***
Friday, March 27, 2015
Kelas Inspirasi Bulukumba #1 part I
Awal perkenalan saya dengan Kelas Inspirasi, dimulai sejak awal tahun 2014 dari status Facebook mantan dosen saya -sewaktu di Ners Unhas-. Sempat nanya-nanya, langsung diarahkan ke website www dot kelasinspirasi dot org. -mungkin karena beliau gak bisa ngejelasin panjang lebar via komentar status facebook-
*
www dot kelasinspirasi dot org -enter-
*
www dot kelasinspirasi dot org -enter-
Mencoba mengakrabkan diri dengan kelas inspirasi melalui website
Setelah paham betul apa itu Kelas Inspirasi -KI-, tujuan kelas inspirasi, dan yang pasti tujuh sikap dasar dari kelas inspirasi, langsung memutuskan untuk ambil bagian. Mencermati nama kota/kabupaten pelaksana KI, tidak menemukan nama kabupaten tempatku bermukim. Akhirnya memutuskan untuk memilih kabupaten terdekat.
Pilihan jatuh pada KI Kabupaten Bantaeng.
*
Hari isnpirasi tiba, dapat lokasi di Kayu Loe, gak ngerti kecamatan apa, yang pasti masih Kabupaten Bantaeng. Perjalanan menuju lokasi sangat mengesankan, harus naik bukit turun lembah, ninja hatori lewat. meskipun harus melawati jalan beraspal yang dipenuhi lubang, tapi semua itu terbayar lunas dengan pemandangan perbukitan yang asli keren, belum lagi saat tiba di lokasi Sekolah, viewnya keren baget, dapat melihat kota bantaeng dari ketinggian.
Hari isnpirasi tiba, dapat lokasi di Kayu Loe, gak ngerti kecamatan apa, yang pasti masih Kabupaten Bantaeng. Perjalanan menuju lokasi sangat mengesankan, harus naik bukit turun lembah, ninja hatori lewat. meskipun harus melawati jalan beraspal yang dipenuhi lubang, tapi semua itu terbayar lunas dengan pemandangan perbukitan yang asli keren, belum lagi saat tiba di lokasi Sekolah, viewnya keren baget, dapat melihat kota bantaeng dari ketinggian.
*
Setelah kegiatan hari itu selesai, langsung berfikir, tahun depan KI harus hadir di Kabupaten Bulukumba.
Setelah kegiatan hari itu selesai, langsung berfikir, tahun depan KI harus hadir di Kabupaten Bulukumba.
**
Januari 2015, pas dengar KI akan dilaksanakan -lagi- di beberapa Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan, langsung teringat keinginan untuk menghadirkan KI di Bulukumba. Berangkat dari niat ini, sini nanya-nanya ke beberapa tokoh dibalik suksesnya KI Sulawesi Selatan tahun lalu.
Dari beliau-beliau inilah dikenalkan dengan seseorang yang punya niat sama "menghadirkan KI di Bulukumba" via FB. Meskipun terkadang ngebalas pesannya telat, akhirnya diputuskanlah untuk Kopdar -Kopi Darat- I, pembentukan relawan panitia KI Bulukumba, bertempat di SMKK Phinisi Bulukumba.
Sunday, February 15, 2015
my Google Play
15 Pebruari 2015
Dengan niat baik untuk kemaslahatan umat, saya memutuskan untuk membuat akun di Google Play agar bisa mempublish aplikasi android yang telah saya buat sebelumnya.
Biasanya saya lebih memilih sesuatu yang gratisan dari pada harus bayar dengan fungsi yang sama. Sebelumnya saya menggunakan website sharing file untuk menyebarkan aplikasi buatanku, dan mulai berfikir saatnya untuk mindahin ke Google Play untuk kesan lebih profesional dan aman.
Hal pertama memutuskan untuk menebus VCC (Virtual Credit Card) senilai IDR 410K di vccmurah dot com, sebagai kunci masuk untuk bayar lapak di Google Play senilai USD 25
***
Registrasi - Aktivasi - dan Aplikasi siap publish.
Wednesday, January 14, 2015
1st Anniversary
www dot blogandiminhajuddin dot blogspot dot com -ulang tahun-
14 Januari 2014 - 14 Januari 2015
-entah ini blog yang keberapa, tapi semoga makin rutin diisi-
Monday, December 8, 2014
Tour de Java II
Pendaratan di Adi Sucipto disambut hujan (lagi). Kunjungan pertama tahun lalu juga disambut dengan hujan.
Setelah ngobrol-ngobrol dikit dengan sahabat, kami berdua langsung pamit duluan. Langsung menuju tempat parkir, bukan bermaksud nyari penjemput, tapi nungguin Bus Trans Jogja.
Nunggu beberapa menit, Bus Trans Jogja yang akan membawa kami ke Malioboro udah datang. Buru-buru naik dengan maksud mendapatan tempat duduk, tapi kali ini belum beruntug, saya harus berdiri sampin bapak kondektur.
Sampai malioboro, hujan udah reda, hal pertama yang kami pikirkan adalah "Nyari Makan". Setelah beberapa saat mutar nyari-nyari tempat untuk makan, akhirnya milih salah satu lesehan yang tempatnya cukup asyik.
Sambil menikmati makanan, terdengar samar-samar mengalun dengan indah lagu Katon Bagaskara - Malioboro. -tunggu dulu...- ternyata bukan Malioboronya Katon Bagaskara yang terdengar, tapi sebuah lagu entah milik siapa, yang pasti mengalun bersama suara gitar akustik seorang pengamen.
Selesai makan, gak ada alasan untuk tidak ngiterin sepanjang Malioboro. Sambil nunggu teman yang berniat jemput kami.
***
Jam tujuh malam waktu Jogja, teman yang mau jemput belum datang juga. Sebenarnya udah capek ngegendong ransel, nah dengan alasan itu kami berdua milih duduk selonjoran di taman -namanya taman apa yah?- samping Malioboro.
"Ada tempat masang gembok cinta tuh, ayo pasanag"
"Ayo"
Langsung ngambil gembok pengaman ransel, dan memasangnya di "tugu gembok cinta"
Setelah masang gembok, gak lupa foto-foto dulu :d
Melanjutkan acara selonjoran, sambil ngobrol sana sini, dan sesekali didatangi pengamen dan -gak- sesekali juga harus ditolak. Hal yang gak bisa ditolah adalah kedatangan cewe-cewe menawarkan jualannya berupa bunga mawar merah yang katanya untuk nambah dana kegiatan sosial.
Beli satu tangkai dan kuserahkan padanya, gak perlu harus sambil jongkok mirip di FTV,
"Untukmu" sambil menyodorkan setangkai mawar merah tadi
dan tiba-tiba hening
***
Gak betah lagi nungguin teman, akhirnya kami memutuskan untuk "lebih agresif" nyamperin dia, berbekal alamat yang sudah dikirimnya via SMS. Tawar menawat dengan abang becak, setelah deal harga kamipun diantar ke alamat tersebut.
Wuih... asik juga naik becak menikmati malam kota Jogja, apalagi ada kamu disampingku. Ditambah lagi jalur kami melewati Stasiun Tugu, spot yang sudah saya impikan sejak kunjungan pertamaku tahun lalu untuk bisa foto disini. Akhirnya terbayar malam ini. Ngambil kesempatan mengabadikan gambar di spot ini dan juga memberikan kesempatan kepada bapak tukang becak utuk beristirahat sejenak.
***
Ketemu teman - Makan malam - Tidur "Saatnya istirahat"
-masih nyambung-
-masih nyambung-
Sunday, December 7, 2014
Tour de Java I
Hari Jum'at tanggal 28 Nopember 2014
Sesuai jadwal penerbangan yang akan membawa kami ke Yogyakarta, hari ini saya udah nunggu manis di Hasanuddin Interational Airport (Maros-Makassar). Tiba di Airport sekitar jam 11.30 Wita, meskipun jadwal keberangkatan baru pada pukul 14.00, tapi saya sih gak masalah nungguin jadwal penerbangan darpada penerbangan yang nungguin kami :).
Nunggu selama ini, gak terlalu jadi masalah, soalnya sempat ketemu rombongan teman kuliah yang maksud dan tujuannya sama dengan kami dan bakalan satu penerbangan. Bakalan reuni di pesawat nih. Setelah basa basi dikit, aku kemudian pamit untuk checkin duluan.
Dari tadi saya selalu menuliskan "Kami" kami disini adalah Aku dan Dia, dia yang sampai saya selesai checkin belum nyampe juga ke airport, itu berarti saya harus balik keluar dan duduk manis disertai pasang tampang manis nungguin "dia".
Pukul 13.30, rombongan teman teman yang saya temui tadi udah mulai masuk, tinggallah saya seorang diri yang gak tahan lagi masang muka manis. Saya mulai panik, dia beum nyampai airport juga, padahal penerbangan entar lagi, ditelponin jawabannya udah di jalan, udah dekat, udah hampir nyampe airport.
Gak bisa duduk manis lagi nih nunggunya. apaligi jarum jam udah nunjuk angka 13.45, dan dia masih dijalan.
Gak bisa duduk manis lagi nih nunggunya. apaligi jarum jam udah nunjuk angka 13.45, dan dia masih dijalan.
Di monitor informasi keberangkatan, dengan jelas tertulis "Panggilan terakhir" pada penerbangan yang akan membawa kami, dia belum datang juga. Bisa nebak dong perasaan saya gimana.
"Kayaknya kita butuh tiket baru nih" SMS terkirim
14.00 Dia baru nyampe dan buru buru nyamperin aku, perasaan dongkul dan niat untuk memberikan kuliah aku tunda dulu. Harus gerak cepat, dalam hati cuman berharap agar penerbangan delay, atau setidaknya pilot pesawat yang akan membawa kami lupa bawa SIM dan harus balik nyari SIMnya dulu. :)
Masalah belaum berakhir, pas nyampe pemeriksaan lapis kedua, dia gak bawa Kartu Identitas.
Mateee...
Beneran gagal terbang kita nih.
Setelah bernegosiasi -baca: memelas- dengan bapak bapak berkumis petugas keamanan bandara, akhirnya kami diijinin masuk dan diantar sampai pintu ruang tunggu.
Huuft... Akhirnya...
Tapi masalah belum berakhir, pesawat udah mau terbang. Pilot ternyata gak lupa bawa SIMnya. Petugas maskapai langsung menghubungi pramugari yang bertugas dipesawat, agar nungguin kami berdua. Buka cuman kami berdua tepatnya, tapi bertiga sama seorang ibu-ibu. Kami langsung diantar oleh petugas masapai sampai masuk pesawat. Berasa penumpang VVIP. :)
Udah dalam pesawat pun masalah belum berakhir :) tapi masalah satu ini bisa dihadapi dengan mudah. Pasang muka cuek dari tatapan penumpang lain yang terpaksa duduk dipesawat lebih lama, karena penerbangan harus tertunda kurang lebih 20 menit.
Dengan pasang muka tidak berdosa, kami say hay dengan teman teman yang sudah duduk manis nunggu pramugari memperagakan penggunaan alat keselamatan penerbangan di pesawat.
Dengan pasang muka tidak berdosa, kami say hay dengan teman teman yang sudah duduk manis nunggu pramugari memperagakan penggunaan alat keselamatan penerbangan di pesawat.
Save Flight
-masih nyambung-
-masih nyambung-
Subscribe to:
Posts (Atom)
